Kamis, 10 November 2011

TEORI KEBENARAN SEJARAH

    Masalah kebenaran sejarah ada beberapa teori kebenaran, sebutkan dan menurut anda manakah yang paling sesuai, jelaskan tanggapan anada !
a.       Kebenaran Pragmatis, menurut paham ini sesuatu dianggap benar bila terbukti sesuatu itu mendatangkan manfaat.
b.      Kebenaran Empiris, yaitu kebenaran yang biasanya menunjuk kepada yang dianggap benar jika sesuai dengan pengalaman inderawi, dapat diamati oleh indera.
c.       Kebenaran Korespondensi, menurut teori ini sesuatu dianggap benar bila terdapat kesesuaian antara fakta yang diuji dengan kenyataan yang ada.
d.      Kebenaran Koherensi, menurut teori koherensi sesuatu dianggap benar bila sesuatu itu berkaitan dan cocok dengan sejumlah kebenaran lainnya yang kebenarannya telah diakui.
Menurut saya teori yanng dianggap benar adalah teori koherensi, karena dalam teori ini dalam pembuktiannya memilih yang memang benar-benar terkait antara suatu peritiwa dengan peristiwa lainnya ditambah lagi kebenaran itu sudah diakui, jadi, maka kebenaran itu dinilai lebih kongkrit dan kredibel. dengan adanya keterkaitan tersebut akan memudahkan dalam mengungkap kebenaran dari fakta sejarah dan sumber yang didapat didukung dengan pengakuan akan lebih dipercaya lagi bahwasanya sejarah tersebut bukan hanya peristiwa tanpa bukti, tetapi peristiwa dengan bukti yang kuat

FAKTA SEJARAH


          Apa yang dimaksud dengan fakta Sejarah dan terangkan bagaimana menjadikan fakta sejarah itu dalam tulisan sejarah? coba anda buat autobiografimu sendiri sebagai contoh !
Fakta sejarah adalah suatu penyelidikan yang dijabarkan dari sumber-sumber yang jelas dan dengan metode sejarah, fakta sejarah tidak hanya sekedar asal-asalan tetapi juga dilihat dari kekredibelannya juga, apakah sumber yang didapat itu asli sejaman atau tidak. sumber-sumber yang didapat juga harus saling berhubungan agar jika dijadikan fakta menjadi lebih kuat. Untuk menjadikan fakta sejarah itu dalam tulisan sejarah harus melalui tahap-tahap, sumber sejarah yang akan dijadikan fakta sejarah hsebelunya harus melaluai kritik sumber, yang manamelalaui kriti intern ( keaslian data) dan ekstern (pengujian isi data), barulah data-data tersebut dapat dijadikan fakta.
Contoh :
Dwi Indrawati, lahir di Ngawi,24 Juni 1990,  meyeleseikan pendidikan di Tk Yaspi Ngawi (1995) SD di Ngawi (2002), MTS Yaspi di Ngawi (2005),MAN Ngawi ( 2008),dan saat ini tengah menempuh pendidikan S1 di universitas negeri surabaya jurusan pendidikan sejarah tingkat akhir.

SEJARAH ILMU ATAU SENI


1.      Bilamanakah sejarah itu dikatakan sebagai ilmu dan bilamanakah sejarah itu dikatakan sebagai seni? bagaimana menurut anda, jelaskan !
a.      Sejarah sebagai ilmu
Sejarah dapat dikatakan sebagai ilmu jika mempunyai syarat-syarat seperti: Ada objekmasalahnya,Memiliki metode, Tersusun secara sistematis,
Menggunakan pemikiran yang rasional,
Memiliki kebenaran yang objektif.
Selain sejarah dapat dikatakan sebagai ilmu dengan adanya syarat-syarat seperti dia atas, tetapi sejarah dapat diaktakan seabagai ilmu jika mempunyai ciri-ciri seperti berikut:
a. Empiris
Empiris berasal dari bahasa Yunani empeiria yang berarti pengalaman. Sejarah sangat bergantung pada pengalaman manusia. Pengalaman tersebut direkam dalam dokumen dan peninggalan sejarah lainnya, kemudian diteliti oleh sejarawah untuk menemukan fakta.
b. Memiliki Objek
Kata Objek berasal dari Latin objectus artinya yang dihadapan, sasaran, tujuan. Objek yang dipelajari oleh sejarah sebagai ilmu adalah manusia dan masyarakat yang menekankanpda sudut pandang waktu.
c. Memiliki Teori
Dalam bahasaYunani theoria berarti renungan. Sama seperti ilmu sosia lainnya, sejarah mempunyai teori yang berisi kumpulan kaidah-kaidah pokok suatu ilmu, seperti: teori sosiologi, teori nasionalisme, teori konflik sosial, dsb.
d. Memiliki Metode
Methodos (Bahasa Yunani) berarti cara. Dalam rangka penelitian, sejarah mempunyai metodologi penelitian sendiri yang menjadi patokan-patokan tradisi ilmiah yang senantiasa dihayati.
Karena sejarah memiliki kesemua syarat keilmuan tersebut, termasuk memiliki metode sendiri dalam memecahkan masalah, maka tidak ragu lagi akan unsur-unsur keilmuan dari sejarah. Meski demikian dalam kenyataannya banyak pihak yang masih menyangsikan keberadaan sejarah sebagai sebuah disiplin ilmu.
Dilihat dari cara kerja ilmiah, dua tahapan terakhir dalam metode sejarah yaitu interpretasi dan historiografi masih sering dianggap sebagai titik-titik lemah. Interpretasi misalnya, dimana di dalamnya terdapat unsur menyeleksi fakta sehingga sesuai dengan keseluruhan yang hendak disusun, terkadang unsur subjektivitas penulis atau sejarawan seperti kecenderungan pribadinya ,Memang sulit untuk menghindar dari subjektivitas, sehingga sejarawan sangat dituntut untuk melakukan penelitian sejarah yang seobjektif mungkin.
b.      Sejarah sebagai seni
Sejarah dapat dikatakan seabagai seni karena sejarah memerlukan Instuisi, Imajinasi, Emosi, Gaya Bahasa , karena hal-hal itulah maka sejarah dapat dikatakan sebagai seni.
a. Instuisi
Sejarawan memerlukan instuisi atau ilham, yaitu pemahaman langsung dan insting selama masa penelitian berlangsung. Dalam hal ini cara kerja sejarawan sama dengan seniman.
b. Imajinasi
Dalam melakukan pekerjaannya seorang sejarawan harus dapat membayangkan apa yang sebenarnya terjadi, apa yang sedang terjadi, dan apa yang terjadi seudah itu. Contohnya : Sejarah Sagaranten, harus  membayangkan keadaan geografis kota Sagaranten.
c. Emosi
Dalam penulisan sejarah harus ada keterlibatan emosi, dalam hal ini penulis sejarah harus mempunyai empati yang tinggi (empatheia = perasaan) untuk menyatukan perasaan dengan objeknya, seolah-olah mengalami sendiri.
d. Gaya Bahasa
Dalam penulisan sejarah gaya bahasa yang digunakan harus lugas atau tidak berbelit-belit, sehingga kisah sejarah akan mudah dipahami oleh pembaca.
Meskipun demikian sejarah sebagai seni juga mempunyai kelemahan-kelemahan seprti
a. Berkurangnya Ketetapan dan Objektivitas
Accuracy (ketepatan) dan objektivitas sangat diperlukan dalam penulisan sejarah. Penulisan sejarah berdasarkan fakta, sedangkan seni merupakan hasil imajinasi.
b. Penulisan Sejarah akan Terbatas
Penulisan sejarah yang terlalu dekat dengan seni akan terbatas kepada objek-objek yang dapat dideskripsikan . Penulisan sejarah akan penuh dengan gambaran tentang perang dan biografi yang penuh sanjungan.
Sejarah menurut saya adalah ilmu, karena dilihat dari isinya saja sejarah mengandung ilmu-ilmu yang sangan bermanfaat dan penting, dan peristiwa sejarah memang benar-benar terjadi, sehingga kita sebagai sejarawan harus menggalinya untuk menjadikan sejarah yang masih belum jelas maka saat ini digali kembali untuk dijadikan fakta sejarah, yang tentunya juga memerlukan sumber-sumber yanng mendukung untuk mengungkapnya dan tidak lupa menggunakan syarat-syarat yang ada.

UTS PENGANTAR SEJARAH

Nama   : Dwi Indrawati                                  UTS: Pengantar Ilmu Sejarah
NIM    : 084284034
Sejarah 2008
1.      Anda jelaskan pengertian sejarah dari berbagai sumber buku pustaka, kemudian menurut anda sendiri apa itu sejarah? Jelaskan alasanmu !
Pengertian sejarah
Aminudin Kasdi “Memahami Sejarah”
Secara etimologis  kata Sejarah berasal dari bahasa Arab “syajarotun” yang berarti Pohon,silsilah atau asal-usul. Tetapi di Arab sendiri tidak menggunakan kata tersebut, tetapi menggunakan istilah “Tarikh”. Bangsa Indonesia mengambil kata sejarah bukanlah berdasrkan arti literal, namun dalam makna atau intisarinya. dalam hal ini yang dimaksud dengan pengertian sejarah adalah kehidupan manusia yang segala perubahan perkembangan, dan dinamikanya dianalogikan atau disebandingkan dengan kehidupan pohon. dalam hal ini sejarah sebagai ilmu memiliki arti yang sama dengan kata History dalam bahasa Inggris, Geschiedenis dalam bahasa Belanda, dan Gesschichte dalam bahsa Jerman. Menurut para ahli mempunyai pengertian mengenai sejarah yang berbeda-beda, seperti :
1.      Mohammad Hatta : Sejarah dalam wujudnya memberikan penegertian dari masa lampau, beliau menggambarkan dinamika kita sebagai bentuk masa lampau. Meskipun sejarah bukan gambaran yang sebenarnya, tetapi sebagai gambaran yang dimudahkan supaya kita mengenal rupanya. sejarah bukan melahirkan ceritera dari kejadian masa lalu, melainkan memberikan pengertian masa lalau sebagai masalah-masalah.
2.      Gilbert J.Garraghan, mengemukakan sejarah memiliki tiga arti yang saling berkaitan, tetapi mempunyai perbedaan konsep:
a.       sejarah sebagai kejadian atau peristiwa yang benar-benar terjadi itu pada masa lamapau
b.      sejarah sebangai laporan dari peristiwa-peristiwa yang benar-benar terjadi
c.       sejarah sebagai proses teknik penyusun laporan dari a dan b
3.      R.Moh.Ali
a.       Keseluruhan perubahan-perubahan,kejadian, peristiwa, kenyataan yang benar-benar telah terjadi disekitar kita
b.      Ceritera tentang perubahan
c.       Ilmu yang menyelidiki perubahan-perubahan yang benar-benar terjadi pada masa lampau
4.      Pnitia Histotigrafi dewan Riset Ilmu-ilmu sosial Ameriak  Serikat
a.       Penyelidikan secara sistematik tentang gajala-gejala alam
b.      Masa lampau umat manusia atau sebagaian dari padanya
c.       Benda peninggalan masa lampau, tulisa primer maupun sekunder atau manusia sebagian dari padanya
d.      Penyelidikan, penyajian dan penjelasan tentang masa lampau umat manusia atau sebagian dari padanya
e.       Cabang ilmu pengetahuan yang mencatat, menyelidiki, menyajikan dan menjelaskan masa lampau umat manusia atau sebagian dari panaya.
5.      Ernts Bernheim, ilmu sejarah adalah ilmu yang menyelidiki dan menyajikan fakta-fakta perkembangan-perubahan umat manusia dalam dimensi ruang dan waktu dalam berbagai segi kehidupannya baik secara individual, khusus, maupun kolektif sebagai makhluk sosial dalam kerangka hubungan sebab akibat psikopisik.
6.      Leopold Von Ranke, sejarah adalahapa yang sesungguh-sungguh terjadi
7.      Sir Charles Firth, Sejarah adalah kehidupan manusia didalam masyarakat ditengah-tengah lingkungan geografis dan sosialnya
8.      Arnold Toynbe, Sejarah adalah tantangan dan jawaban,
9.      dan lain-lain

Pengertian sejarah menurut saya : Sejarah adalah peristiwa masa lampau yang benar-benar terjadi ,saling berhubungan dan peristiwa tersebut hanya terjadi sekali atau bersifat unik dan mengandung perubahan yang benar-benar tejadi, tetapi dikenang sepanjang masa.

2.  
.